PEKALONGAN | KabarNiaga.com – Pekalongan selama ini dikenal sebagai kota batik yang sarat sejarah dan budaya. Namun, di balik pesona batiknya, kota pesisir di Jawa Tengah ini juga menyimpan kekayaan kuliner legendaris yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu. Dari nasi megono yang sederhana hingga tauto yang kaya rempah, kuliner khas Pekalongan adalah alasan kuat lainnya untuk berkunjung.
Tak hanya memanjakan lidah, ragam makanan ini menyimpan cerita lintas generasi yang meneguhkan identitas kuliner lokal. Inilah beberapa rekomendasi makanan khas Pekalongan yang wajib dicoba.
1. Nasi Megono Bu Sani – Rasa Otentik Sejak 1970-an

Siapa pun yang berkunjung ke Pekalongan wajib mencicipi nasi megono, sajian nasi hangat dengan topping kelapa muda berbumbu khas. Rasanya gurih, wangi, dan sedikit pedas.
Salah satu tempat legendaris untuk menikmati nasi megono adalah Warung Bu Sani, yang berdiri sejak tahun 1970-an dan berlokasi dekat alun-alun kota. Dilengkapi tempe goreng garing dan sambal bawang, seporsi nasi megono di sini jadi favorit warga dan wisatawan.
2. Garang Asem H. Masduki – Segar, Asam, Pedas dalam Satu Sajian

Kuliner berkuah ini dibuat dari ayam atau ikan yang dibungkus daun pisang lalu dikukus dengan kuah asam pedas. Garang asem khas Pekalongan ini terkenal ringan namun kaya rasa.
Kamu bisa mencoba Garang Asem H. Masduki di kawasan Buaran, yang sudah buka lebih dari 40 tahun. Resep turun-temurun keluarga dijaga ketat, menjadikan rasa garang asem tetap konsisten dan menggoda.
3. Tauto Bang Dul – Perpaduan Soto dan Rawon yang Unik

Tauto Pekalongan adalah soto bercita rasa khas dengan kuah hitam kental ala rawon, tapi tetap terasa segar seperti soto. Disajikan dengan daging sapi atau babat, tauto dilengkapi tauge dan bawang goreng.
Rekomendasi terbaik? Kunjungi Tauto Bang Dul di Jalan Dr. Cipto, warung legendaris yang sudah ada sejak tahun 1950-an. Sajian tauto di sini adalah ikon kuliner kota yang tiada duanya.
4. Sate Ayam Kuah – Cita Rasa Tak Terduga

Berbeda dari sate ayam kebanyakan, sate ayam kuah Pekalongan disajikan dengan kuah rempah aromatik mirip gulai. Disiramkan langsung ke atas sate ayam yang telah dibakar, kuliner ini menyajikan sensasi baru yang unik.
Biasanya disajikan dengan irisan tomat, daun bawang, dan bawang goreng, sate ayam kuah menjadi pilihan sempurna untuk makan malam yang hangat dan berempah.
Tips Menikmati Kuliner Legendaris Pekalongan
Agar perjalanan kulinermu semakin menyenangkan, simak beberapa tips berikut:
-
Datang pagi atau jelang siang: Warung legendaris biasanya cepat habis.
-
Ajak ngobrol pemilik warung: Banyak yang senang menceritakan sejarah resep keluarga mereka.
-
Gunakan pencarian lokal: Cari dengan kata kunci seperti “kuliner khas Pekalongan” atau “warung tauto legendaris”.
Lebih dari Sekadar Makan, Ini Soal Warisan Budaya
Kuliner legendaris Pekalongan bukan hanya tentang rasa, tapi juga kisah hidup, warisan keluarga, dan identitas kota. Dari sepiring nasi megono hingga semangkuk tauto, setiap suapan adalah napak tilas ke masa lalu.
Jika kamu berencana liburan ke Pekalongan, jangan hanya berburu batik. Luangkan waktu menyusuri gang-gang kecil dan menikmati kuliner klasik yang kaya makna. Karena Pekalongan tak hanya menggoda dengan warna-warna batik, tapi juga dengan rasa yang penuh cerita.











